Linkedin Instagram

Pages

  • Home
  • About
  • Contact

SEVY KUSDIANITA

let me tell you a story, about you and me falling in love deeply

"Hei, sedang apa kau sekarang? Apa kau sedang berkutat dengan komputermu? Memainkan permainan-permainan favoritmu, atau kau sedang membaca sebuah buku yang tidak tertarik untuk ku baca?"

aku bukan orang romantis sepertimu yang selalu bisa merangkai kata-kata indah yang sering kali membuatku terdiam, bahkan mungkin aku termasuk sarkastik karena cenderung menumpah ruahkan segala yang ada di pikiranku.

ingin sekali aku menanyakan hal-hal sepele seperti diatas kepadamu dengan bebas, ringan, dan tanpa batas. 
Aku, kamu, belum ada kita. Yang membuat lidahku kelu saat ingin bertanya, membuatku menahan pertanyaan-pertanyaan itu, membuatku urung mengungkapkan apa pun.

Hah, sungguh susah sekali jatuh cinta padamu. Karena masih ada aku dan kamu, bukan kita. Karena kau dan aku masih terjebak ego masing-masing. 

bagiku kau seperti hujan dalam musim panas. Ku rindukan juga ku benci. Ku rindukan saat panas begitu menyengat, hingga membuat kulitku terbakar dan sakit. Ku benci saat aku benar-benar harus beraktivitas dengan cuaca cerah.
Tapi dibalik semua benci yang kurasakan terhadap hujan, aku selalu menyukai aroma air menyentuh tanah, dan suara ketukan air di atap. Begitu juga denganmu, yang selalu membuatku ingin selalu tahu tentang apa yang kau lakukan.

Aku membencimu, karena kau terlalu banyak tahu tentang aku. Tentang apa yang ku suka dan tidak, tentang apa yang ku benci dan ku cinta. Tentang kebiasaanku, dan tentang kehidupanku. Tapi mengapa aku tak tahu sedikitpun tentang dirimu? Kau tau, rasanya sangat tidak menyenangkan, dan aku sangat membenci itu.

*bersambung...
:p

January 21, 2011 No comments
Percakapan tweeps
@SevyKusdianita kamu si,,krn kamu belum percaya sepenuhnya tentang cinta, krn kamu takut, takut jatuh dan sakit...
@nitanitung aku mencoba tung, sugguh aku mencoba. tapi entah kenapa masih seperti itu, toh kamu juga tau aku mulai membuka hati. iya toh??
@SevyKusdianita membuka hati tapi belum percaya cinta, masih selalu bertanya kenapa,,hmmmm

Pecakapan di Illy cafe:
Dennis: gimana caranya skeptis sama cinta? kadang aku juga pengen seperti itu
Aku: Apa? *sigh. Skeptis sama cinta itu gak enak, trust me!

Ya, ku akui bahwa aku memang skeptis terhadap cinta, tapi tentu saja aku tidak skeptis akan keeksisan cinta. hanya saja aku masih pesimis untuk bertemu dengan cinta dan menjalani cinta.
Jika ditanya bagaimana rasanya, aku dengan lantang menjawabnya TIDAK ENAK. Benar-benar tidak enak hidup dengan keadaan sepeti ini. Bagaimana tidak, jika akhirnya aku harus dihadapkan dengan cinta seperti saat ini. Disatu sisi aku mengharapkannya, di sisi lain aku ingin menjauhinya. Yang ada hanyalah pertanyaan dengan kata tanya "kenapa" selalu muncul dalam benakku.

Ketika ada seseorang yang 'katanya' jatuh hati padaku, yang dengan 'mentah-mentah' aku mempercayainya, selalu ada pertanyaan yang kuajukan kepada mereka yang membuatku percaya dengan keadaan itu. Terlebih lagi kepada si Pemuda itu.
1. Why me?
2. Apa yang dilihat dari aku?
3. Why?
4. Why?

*sigh
Oh God, what's going on?????
sejujurnya aku lelah dengan keadaan ini
sangat lelah


January 21, 2011 No comments
Ya Allah
Jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada Mu
agar bertambah kekuatanku untuk mencintai Mu

Ya Allah
Jika aku cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada Mu

Ya Allah
Jika aku jatuh hati, ijinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada Mu

Ya Allah
Engkau mengetahui hati ini telah terhimpun dalam cinta pada Mu.
Kokohkanlah ya Allah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukilah jalan jalannya, penuhilah hati kami dengan nur Mu. Lapangkanlah dada-dada kami dengan keimanan kepada Mu dan keindahan bertawakal di jalan Mu

*copy paste dari kata-kata dihalaman terakhir sebuah undangan pernikahan yang dikirim ke rumah tiga hari yang lalu ^_^
January 20, 2011 No comments
Link diatas di-share oleh seorang teman yang sangat, sangat, sangat, dan sangat peduli dengan keadaan bangsanya. Beruntung sekali saya memiliki teman seperti itu, karena saya bisa mendengar, belajar, dan terlibat dalam idealisme dan ide-idenya yang luar biasa itu.

Wajah pendidikan Indonesia, memang masih bopeng dan belum mulus. Banyak lubang disana-sini. Jika diibaratkan dengan jalan, maka pendidikan Indonesia ibarat jalan yang berlubang, tidak rata, dan licin karena lumpur saat musim hujan tiba.

Banyak sekali kejanggalan-kejanggalan yang terjadi. Biaya pendidikan yang mahal (Oh God, mau pinter aja perlu duit segudang). Standar pendidikan yang tidak transparan (menurut saya). Pendidikan yang tidak merata (orang-orang dipedalaman dan sulit dijangkau oleh transportasi tidak bisa menikmati pendidikan).

Tidak, saya tidak menyalahkan keadaan ini. Saya juga tidak menyalahkan pemerintah karena keterbatasan mereka mengatasi keadaan ini. Hanya saja saya tidak paham dengan apa yang telah mereka lakukan untuk mengatasi keadaan ini. Mereka pasti sudah melakukan sesuatu, saya percaya itu. Tapi tetap saja, apa yang mereka lakukan tidak optimal, hingga banyak sekali celah yang membuat luka.

Jadi solusinya, saya tidak akan terlalu mengandalkan pemerintah untuk mengatasi permasalahan pendidikan. Saya akan terjun untuk membantu mengatasi masalah ini. Ya, saya harus bertindak.
Saya tidak bisa jika hanya berkomentar, saya tidak bisa jika hanya protes.

Maka, saya mengajak semua orang yang membaca blog ini untuk bertindak untuk menjadikan bangsa ini lebih baik. Sekecil apa pun tindakan kita, saya percaya bahwa itu akan sangat berarti bagi bangsa ini..

Love,
Sevy
January 18, 2011 No comments
libur tlah tiba.... libur tlah tiba... hore hore hore HORE!!!!
Yap, saatnya membuat rencana-rencana untuk mengisi liburan kali ini
Pertama, menjamu teman yang datang ke rumah. (check)
sudah dilakukan sabtu lalu. Thanks to Mega Nisfa, Aridiah, dan Dennis. Hey guys, you have to come again!!
Kedua, merutinkan olah raga dan banyak minum air putih. Tiap hari minimal jalan kaki selama 30 menit.
Ketiga, baca buku yang super tebal. Dear Dunia Sophie, are you ready???!!! :D
Keempat, nyiapin 100 hari buat Ibu. Dear Ibu, doaku bersamamu tiap hari.
Kelima, bantu adek belajar tiap hari
Keenam, aktifkan menulis. Banyak ide-ide yang perlu ditulis Sevy... Ayo... kamu pasti bisa
Ketujuh, balik ke malang untuk bedah buku bersama Pak Habibie. "Bapak, tolong tanda tangani buku saya (red. Habibie-Ainun)"
*sebenernya janjian sama Dennis dan Nita untuk dateng bareng ke acara ini.
Kedelapan, nyiapin mental untuk liat IP semester ini. *Damn, I have a bad feeling for this
Kesembilan, minta duit ke ayah untuk bayar SPP
Kesepuluh, ngurus KRS
Kesebelas, masih mikir mau ngapain lagi..... =.=

So, here we go...
Dear Holiday, berbaik hati padaku yak??!!!
January 17, 2011 No comments
Mungkin kalian merasa bahwa ini adalah masalah klasik dan kalian bosan sekali mengdengarkan ataupun membacanya. Tapi entah mengapa aku masih merasakan hal ini, bahkan hingga saat ini.
Kehilangan membuatku berubah, mungkin untuk selamanya.
Aku lebih banyak berbohong, dan mengatakan bahwa aku baik-baik saja padahal aku sakit didalamnya.
Mengatakan bahwa aku mampu mengatasinya, padahal aku merangkak dengan lutut yang sudah bersimbah darah.
Mengatakan bahwa aku tidak sendirian, padahal aku merasa sepi.
Jiwaku kosong melompong, tanpa isi.
Kehilangan beliau seperti kehilangan sandaran hidup
Kehilangan beliau seperti kehilangan jarum kompas.
Aku tak tahu lagi di mana arah utara
Aku tak tahu lagi ke mana aku memutar haluan kapalku
Aku tak tahu lagi ke mana harus pulang.

God, aku tak tahu lagi bagaimana aku harus melangkah
aku belum bisa menentukan langkahku

Aku benar-benar merindukannya
Dia yang selalu menjadi utara bagiku, hingga aku selalu tahu ke mana harus pulang
Tapi utaraku telah pergi, seperti matahari yang hilang tiba-tiba karena malam

Ibu, aku tak tahu lagi harus ke mana tanpamu
Aku kosong, hilang isi.
Aku tak tahu lagi harus ke mana....
December 04, 2010 1 comments
Newer Posts
Older Posts

About me




a wanderer, in a past time and to the future
a reader, who suddenly stop to laughing or crying
once an editor, who loves to read so much


Blog Archive

  • ▼  2018 (4)
    • ▼  September (2)
      • Aruna dan Lidahnya: Film yang Bikin Laper tapi Ngg...
      • Berhenti Menjadi 'Normal'
    • ►  August (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2017 (8)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  September (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2016 (8)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (1)
    • ►  July (2)
    • ►  March (1)
  • ►  2015 (3)
    • ►  November (2)
    • ►  June (1)
  • ►  2014 (20)
    • ►  October (1)
    • ►  September (2)
    • ►  August (3)
    • ►  June (1)
    • ►  May (2)
    • ►  April (4)
    • ►  March (3)
    • ►  February (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (29)
    • ►  December (4)
    • ►  November (4)
    • ►  October (1)
    • ►  September (2)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (3)
    • ►  March (6)
    • ►  February (1)
    • ►  January (4)
  • ►  2012 (41)
    • ►  December (4)
    • ►  October (3)
    • ►  September (4)
    • ►  August (3)
    • ►  July (4)
    • ►  May (6)
    • ►  March (6)
    • ►  February (3)
    • ►  January (8)
  • ►  2011 (42)
    • ►  December (13)
    • ►  November (5)
    • ►  September (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (2)
    • ►  May (3)
    • ►  April (2)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (8)
  • ►  2010 (12)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  August (1)
    • ►  April (4)
    • ►  January (2)
  • ►  2009 (10)
    • ►  July (1)
    • ►  May (9)
  • ►  2008 (4)
    • ►  September (1)
    • ►  July (3)

Pageviews

Cuap-Cuap

Tweets by SevyKusdianita

Created with by ThemeXpose