Linkedin Instagram

Pages

  • Home
  • About
  • Contact

SEVY KUSDIANITA

let me tell you a story, about you and me falling in love deeply

"Apa impian kamu?"
Pertanyaan yang sering sekali datang, tak peduli apa pun keadaannya. Mimpi, daftar angan-angan yang selalu bergantung di langit-langit pikiran dan hati. Menjadi faktor pendorong dan penarik bagi semua orang untuk melakukan setiap langkah demi mewujudkannya. Setiap orang memiliki mimpi yang berbeda, tergantung karakter dan tujuan hidupnya.

"Apa mimpimu?"
Tak luput juga ditanyakan padaku. Hmm, aku harus menjawab apa? Terlalu banyak isi daftar itu, atau mungkin terlalu 'mimpi'?
Aku dan mimpiku, mungkin berbeda dengan yang lain. Mungkin juga ada beberapa yang sama. Hanya saja aku merasa 'berbeda'.
Aku merangkum mimpiku dalam sebuah kata, Cinta. Magis bukan?
Cinta, dimana aku tak akan pernah mau mendefinisikannya (lagi). Dimana aku mendedikasikan setiap langkahku untuknya. Bernafas untuknya, dan mati untuknya.
Cinta, dasar dari mimpiku. Melakukan setiap hal demi dia. Menjaga agar dia tak pernah mati.
Aku menulis karena cinta. Karena kecintaanku pada dunia literatur, karena kecintaanku pada seni, dan karena kecintaanku pada umat manusia.
Aku ingin berpetualang karena cinta. Melihat setiap milimeter cinta dalam setiap jengkal langkah, setiap keringat, dan setiap darah. Melihat setiap makhluk jatuh cinta. Melihat setiap debu kembali ke tanah, dan melihat setiap aliran air kembali ke laut. Aku ingin berpetualang untuk kembali lagi. Cinta selalu pulang.
Aku ingin mendekapmu dengan erat dan hangat. Memberikan segala yang aku miliki untukmu, tanpa pernah kau minta. Hingga kau bisa memberikan segala hal yang kau miliki untuk seluruh dunia tanpa perlu diminta.
Aku ingin membuat pelangi. Titik demi titik, garis demi garis, warna demi warna, sedikit demi sedikit, satu per satu. Menuju Kau, wahai sang Pemilik Cinta. Hingga Kau bisa mendekapku dengan cintaMu.
January 01, 2012 No comments
Penuh cerita
Luka
Cinta
Sakit
Bahagia
Tawa
Tangis
Kebingungan hati
melangkah lebih lebar
pemberontakan
terbukanya mata
semakin lebarnya ruang hati
mengejar cinta
mengejar cita
setia
tanpa syarat
darah
penolakan
dekapan
ikhlas....

aku buka lagi lembaran baru untuk mengisinya dengan cerita-cerita cinta... cerita tentang aku, kau, dan mereka

Love,
Sevy
December 31, 2011 No comments
911
sebuah nomor emergency call ku ketik di layar ponselku, berharap ada yang menjawab.
Tuuuttt.... Tuuutttt.... Tuuutttt...
Menunggu...
Tuuutttt.... Tuuutttt.... Tuuuttttttt....
Menunggu... Menunggu...
Tuuutttt.... Tuuuttttt.... Tuuuttttttttt....
Tak ada yang menjawab.
Aku lemas, tak berdaya. Darah sudah mengucur deras dari nadi yang tak sengaja ku potong.
Pandanganku kabur. Napasku tersengal.

911


December 29, 2011 No comments
How Close. Tentang seberapa dekat. Dekat memang, seperti menyatu dengan darah, seperti menyatu dengan nadi.
Mendengarkan dan didengarkan, memahami dan dipahami, membutuhkan dan dibutuhkan.
Jantungku dan jantungmu, berdetak dengan irama yang sama dan interval yang sama.
Mengingatkan tentang kontinuitas. Kesinambungan.
Seperti detak jantung, selalu ada dan berkesinambungan. Tetap pada interval yanig sama.
Namun jika suatu hari tidak seperti itu, bukankah rasa sakit yang ada?
Ya, saat ini jantungku tidak berdetak pada intervalnya. Aku tak pernah tahu terlalu cepat atau terlalu lambat.
Ah, aku tak pernah sempat mengetahuinya. Hanya saja tiba-tiba aku terkejut dan merasa sakit.
Apa kau juga merasa begitu, saat jeda itu terbentuk, saat spasi itu tiba-tiba melebar.
Aku dan kau ibarat arsitek dalam sebuah robot kehidupan. Mengatur segalanya.
Hanya saja aku tak pernah benar-benar tahu, apakah aku arsitek utama atau hanya asisten arsitek bagimu.
Aku masih mencari cara menjaga jantung ini tetap berdetak pada irama dan intervalnya, mengalirkan darah yang volumenya sama pada nadi, mengalirkan oksigen yang sama pada paru-paru dan otak, agar aku tak perlu sakit lagi saat kau membentuk sesuatu yang tak pernah ada dan membuatku terkejut.
Kontinuitas, nyatanya itu yang aku butuhkan. Membentuk suatu kesinambungan dalam proyek kehidupan kita. Supaya jantungku benar-benar tak berhenti berdetak.
December 28, 2011 No comments
untukmu, aku bangga
melihatmu kukuh dengan jalan yang kau pilih
melihatmu berjuang demi kemuliaan
aku bangga

melihatmu menapak tangga itu
aku bangga
kau... aku bangga padamu

*untukmu yang kuberi salah satu favoritku
December 25, 2011 No comments
Harus ada spasi untuk bisa dibaca
Harus ada jeda untuk bisa dipahami
Tapi haruskan pergi untuk bisa diinginkan dan dibutuhkan?

Saat kau melepaskanku, aku takut
Takut jika kamu tak akan menarikku lagi

Saat kau menarikku lagi ke duniamu, aku takut
Takut kalau kamu melepaskanku lagi, meninggalkan semua yang telah ku miliki

Aku ingin bergeming saat ini, menikmati keegoisan diri
Menunggu bom waktu meledak,
meledakkan semua rasa egois yang ada

Aku cukup tahu bahwa aku berarti
dan kamu pun cukup tahu bahwa kamu berarti

Hanya tinggal menunggu, menikmati keegoisan diri
melihat apa yang akan terjadi
December 25, 2011 No comments
Newer Posts
Older Posts

About me




a wanderer, in a past time and to the future
a reader, who suddenly stop to laughing or crying
once an editor, who loves to read so much


Blog Archive

  • ▼  2018 (4)
    • ▼  September (2)
      • Aruna dan Lidahnya: Film yang Bikin Laper tapi Ngg...
      • Berhenti Menjadi 'Normal'
    • ►  August (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2017 (8)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  September (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2016 (8)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (1)
    • ►  July (2)
    • ►  March (1)
  • ►  2015 (3)
    • ►  November (2)
    • ►  June (1)
  • ►  2014 (20)
    • ►  October (1)
    • ►  September (2)
    • ►  August (3)
    • ►  June (1)
    • ►  May (2)
    • ►  April (4)
    • ►  March (3)
    • ►  February (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (29)
    • ►  December (4)
    • ►  November (4)
    • ►  October (1)
    • ►  September (2)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (3)
    • ►  March (6)
    • ►  February (1)
    • ►  January (4)
  • ►  2012 (41)
    • ►  December (4)
    • ►  October (3)
    • ►  September (4)
    • ►  August (3)
    • ►  July (4)
    • ►  May (6)
    • ►  March (6)
    • ►  February (3)
    • ►  January (8)
  • ►  2011 (42)
    • ►  December (13)
    • ►  November (5)
    • ►  September (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (2)
    • ►  May (3)
    • ►  April (2)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (8)
  • ►  2010 (12)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  August (1)
    • ►  April (4)
    • ►  January (2)
  • ►  2009 (10)
    • ►  July (1)
    • ►  May (9)
  • ►  2008 (4)
    • ►  September (1)
    • ►  July (3)

Pageviews

Cuap-Cuap

Tweets by SevyKusdianita

Created with by ThemeXpose